Ini bukti kalau kue-kue khas Indonesia itu memang lebih
tricky, lebih rumit, dan lebih maruk dalam soal pemakaian telur. Sejauh yang saya bisa ingat, beberapa kue khas Indonesia yang menjadi
ultimate cake memakai
at least 10 butir telur. Lihat saja resep Lapis Legit, Lapis Surabaya, Lapis Malang, Masuba, dan Kue Delapan Jam.
Sekedar Note :
Lapis Surabaya cakenya terdiri dari 3 layer. 2 lapis kuning, dan 1 lapis coklat. Kalau Lapis Malang hanya 2 layer. 1 kuning dan 1 coklat. Tapi banyak orang yang menyebut Lapis Malang dengan Lapis Surabaya. Karena proses pembuatan dan bahan-bahannya sama persis.Foto diatas adalah Lapis Malang percobaan kedua. Dan hasilnya masih betah di zona "gagal". Percobaan kedua ini pake resep yang irit telur. Per lapis memakai 5 kuning telur, dan 3 putih telur. Di copy dari site-nya
Mba Iyen (AG's Food) dan
Teh Uci (Ibu Tio).
Kenapa pake yang irit telur? Karena kalo gagal lagi gak akan gondok kayak waktu percobaan pertama yang pake 22 butir telur. Waktu itu hasilnya pas keluar dari oven nampak menggembirakan. Tapi lima menit kemudian cake-nya kempes dan berubah menjadi keriput. Gak sempet Mira foto soalnya waktu itu langsung di potong-potong tipis dan dipanggang lagi. Jadi deh bolu kering. Hiks..
Tapi kan niatnya pengen bikin Lapis Malang.. Ini resep yang pertama.
Mba Rachmah, iki lo resepnya :
LAPIS MALANGSeri Resep Primarasa - FeminaBahan :
50 gr terigu
25 gr maizena
250 gr mentega
--> 125 gr Orchid dan 125 gr Blue Band22 kuning telur
2 putih telur
300 gr gula pasir
25 gr coklat bubuk, larutkan dalam 4 sdm air panas
100 ml selai untuk olesan
Cara Membuat :
1. Panaskan oven suhu 180'C. Alasi 2 buah loyang persegi 20X20 cm dengan kertas roti. Olesi margarin, taburi tepung.
2. Campur terigu dan maizena, ayak.
3. Kocok mentega hingga lunak, sisihkan.
4. Kocok telur dan gula sampai kental dan naik. Masukkan tepung. Aduk rata. Masukkan mentega kocok. Aduk sedikit demi sedikit sampai rata.
5. Bagi adonan mejadi 2 bagian. Satu campur dengan larutan coklat.
6. Tuang masing-masing adonan kedalam loyang yang berberda. Panggang selama 25 menit.
7. Keluarkan kue setelah dingin. Olesi kue warna kuning dengan selai, tumpuk dengan warna coklat. Tekan-tekan, rapikan tepinya, sajikan.
Review : - Yakin banget udah berusaha mengikuti resep step by step. Tapi agak kesulitan waktu mencampur mentega kocok. Susah sekali ratanya. Ada trik khusus nggak ya untuk step yang ini?
- Hasil cake-nya kering, mengembang dengan bagus. Tapi ya itu begitu keluar dari oven langsung peot dan mengkeret. Boro-boro bisa diolesin selai. Pas dimakan rasanya nggak bantat dan nggak basah. Tapi kopong.
Dan percobaan kedua, resepnya yang ini :
LAPIS SURABAYA (Irit Telur)
Resep asli dari Sedap Sekejap Untuk PemulaBahan Lapisan Kuning (buat 2 kali) :5 kuning telur
3 putih telur
60 gr gula pasir
1 st emulsifier
35 gr terigu
15 gr susu bubuk
15 gr maizena
100 gr mentega, dilelehkan
Bahan lapisan coklat :5 kuning telur
3 putih telur
60 gr gula pasir
1 st emulsifier
25 gr terigu
15 gr coklat bubuk
10 gr susu bubuk
15 gr maizena
100 gr mentega, dilelehkan
Selai untuk olesan
--> pake selai blueberryCara Membuat :
1. Kocok telur dan gula sampai setengah mengembang, tambahkan emulsifier, kocok hingga kental dan berjejak.
2. Ayak bahan kering, aduk ke dalam adonan dengan menggunakan spatula, aduk rata.
3. Tambahkan mentega cair. Aduk rata.
4. Siapkan loyang ukuran 24 tinggi 3 cm, alasi kertas roti, olesi margarine dan taburi tepung, panggang 20 menit dalam oven suhu 160 derajat C.
Lakukan hal yang sama untuk lapisan coklat.
Review :- Gak yakin sama ukuran loyang. Masa sih 24 cm?? Yang pake 22 telur aja cuma pake loyang 20 cm. Akhirnya kemarin pake loyang 22 cm. Dan bener kan hasilnya ketipisan. Makanya cake-nya saya belah menjadi 2, lalu ditumpuk lagi. Hasilnya jadi 4 layer.

- Untuk lapisan coklat saya pake metode coklatnya diseduh dulu menggunakan sedikit air panas. Soalnya ikutin note dari Primarasa, menyeduh coklat akan membuat aroma coklatnya keluar dengan baik. Tapi ternyata hasilnya dibagian bawah cake coklatnya ada lapisan tebal yang bantat dan kenyal. Jadi kayak lapisan jelly. Tuh lihat deh fotonya. Aneh banget.
Oiya.. Ada satu review menarik tentang
Lapis Surabaya ini di situsnya HomeMades - Mba Arfi Binsted. Beberapa tips saya kutip disini ;
1. Pemakaian SKM (susu kental manis) bisa membuat rasa cake ini tetap lembut.
Tapi belum tahu resepnya. Ada yang punya? *melirik Mba Rachmah... 2. Penyebab kue kempes begitu keluar dari oven bisa jadi akibat
overmix. Untuk mixer Bosch/Kitchen's Aid dan sejenisnya, cukup kocok telur selama kurleb 7 menit. Kalau pake
hand mixer, kocok selama kurleb 15 menit.
3. Mengganti coklat bubuk / pasta coklat dengan DCC yang dicairkan dan dicampur dengan mentega kocok agar rasa cake tetap moist dan tidak kering.
Plus, kemarin sempet melihat salah satu contacts MP saya yang juga gagal bikin LapSur. Kuenya super bantat dan berubah jadi mirip martabak. Dia pake metode mentega dicairkan, bukan dikocok. Sebenernya mana yang lebih oke ya? Dicairkan atau dikocok?
Mba Rachmaaah... Kutunggu penjelasan dirimuuuuu..... ^_^