Showing posts with label masakan berkuah. Show all posts
Showing posts with label masakan berkuah. Show all posts

Thursday, February 4, 2010

Baso Tahu Udang (Batagor dan Baso Tahu Kuah)

Ini resep yang selalu saya pake kalo bikin batagor atau baso tahu. Diambil dari Buku Seri Resep Primarasa. Resep ini bisa dimodifikasi jadi dua sajian. Batagor (Baso Tahu Goreng) dengan Sambal Kacang, dan Baso Tahu Kuah.

Tips nya kalo mau rasa udang nya kerasa banget, jangan campurkan semua isi tahu ke dalam adonan isi. Ambil setengah atau 3/4 nya aja.


BAKSO TAHU UDANG

Bahan :
10 buah tahu putih ukuran kecil, belah segitiga.


Isi :
75 gr daging ayam cincang --> kadang gak pake alias cuma udang to aja
225 gr udang, kupas, cincang
1 butir telur, kocok
1 sdm tepung kanji
1 batang daun bawang iris-iris
1 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt minyak wijen --> saya tambahin sendiri

Cara Membuat :
  • Korek tengah-tengah tahu sampai berlubang. Lalu haluskan bagian yang sudah dikeluarkan. 
  • Campur daging ayam, udang, telur, tepung kanji, daun bawang, bawang putih halus, garam, merica bubuk, dan minyak wijen bersama tahu yang sudah dihaluskan. Aduk rata.
  • Isikan ke dalam lubang tahu. Lalu kukus hingga matang kurang lebih 20 menit. 




Bakso Tahu Kuah :
Untuk baso tahu kuah, disajikan dengan kuah yang dibuat dari 1250 ml kaldu ayam yang didihkan bersama 2 buah bawang putih geprek, 1/2 sdt merica bubuk, 2,5 sdt garam, 1/2 sdt minyak wijen, dan 1/2 sdt gula pasir.

Bahan pelengkap lain :
1 sdm bawang goreng
2 batang daun bawang, iris tipis
1 batang seledri, cincang
Sawi atau pokcoy rebus








Batagor :
Untuk Batagor atau Baso Tahu goreng, goreng bakso tahu hingga garing, lalu sajikan bersama Sambal Kacang.

















Bahan Sambal Kacang
Resep dari NCC, sumpah enak! Bikin 1/2 resep aja udah banyak kok.


Bahan:
500 gr  kacang tanah, goreng, giling halus
200 gr  cabe merah
3 bh     bawang putih
2 sdm   cuka
2 sdm   garam
8 sdm   gula pasir --> saya pake 5 sdm gula merah disisir
2 sdm saus sambal botolan --> tambahin sendiri
Minyak sayur secukupnya
500 gr  ubi merah, matang --> pake ubi kuning
1,5 ltr   air matang



Cara membuatnya:
  1. Blender ubi merah dan air hingga halus, sisihkan.
  2. Haluskan cabe merah dan bawang putih.
  3. Panaskan minyak sayur, tumis cabe dan bawang putih halus, biarkan hingga wangi, masukkan kacang tanah halus dan ubi halus, aduk rata. Biarkan hingga mendidih.
  4. Matikan api, tambahkan garam, cuka dan gula. Lakukan tes cicip, bila sudah pas. Siap disajikan.

Tuesday, February 3, 2009

TULANG JAMBAL PEDAS

Hari ini KESEEEL gara-gara HP modar keompolin sama Rifa pas tidur siang. Uuurgh.. Mana HP kesayangan. Barang antik yang udah dipiara selama 3 tahun, akhirnya wafat di genangan ompol Rifa. *terisak-isak sambil ngegigitin ujung selimut di pojokan kamar.. T_T

******

Daripada kesel terus, mendingan bikin ini. Biar mengkelnya ilang sama rasa pedes.

Photobucket

Masakan ini lagi happening di Bandung. Namanya TULANG JAMBAL. Sempet diliput TV dan kebanyakan temen-temen saya udah pada nyobain.

Penasaran kayak apa rasanya, kemarin saya mampir buat beli. Ternyata yang jualan anak muda semua. Dandanan funkeh dengan potongan rambut yang miring sini miring sana, dan celana skinny ketat ala The Changcuters. Satu porsi Tulang Jambal harganya 9500. Saya bawa pulang soalnya waktu itu gak bareng suami.

Nyampe rumah gasabar banget pengen buru-buru nyicipin. Dan begitu masuk ke mulut, yang pertama kerasa adalah ASIIIIN. Sempet mikir apa jambalnya gak direndem dulu biar gak terlalu asin gitu. Tapi kemudian rasa asin terkalahkan sama rasa PEDEEEES. Gila deh pedesnya. Kalo boleh saya kategorikan pedesnya termasuk SETAAAN! Suami saya yang biasanya tahan makan pedes aja nyerah dan langsung minum KINCA DURIAN yang masih nyisa di kulkas 2 gelas sekaligus!! Wakakakakakaka..

Tapi biar pedesnya ajegile setan iblis dedemit kuntilanak, tapi ternyata bisa juga bikin ketagihan. Buktinya pas ngeliat ada tulang jambal di Warung Sayur belakang kompleks, saya langsung niat buat bikin sendiri Tulang Jambal versi saya.

Rasanya.. Manteeeb.. Soalnya saya tambahin daun kemangi buat ngilangin anyir dari Jambal. Yang dijual itu anyir banget deh baunya. Dan rasa pedesnya tentunya disesuaikan dengan lidah. Walaupun sebenernya pengen pedes banget, tapi kasian Suami tar kebakaran lagi soalnya Kinca Duriannya udah abis. :D

TULANG JAMBAL PEDAS

Bahan :
1 bungkus TULANG JAMBAL ROTI --> kira-kira 500 gr
2 tangkai kemangi, siangi
1 buah tomat, potong-potong
5 buah cabai rawit merah utuh
Air secukupnya
Garam, gula pasir secukupnya
Gula merah sedikit just to taste (ikutan gaya Farah Quinn :P)

Tumbuk kasar :
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
10 buah cabe merah keriting --> tergantung selera
5 buah cabe rawit merah --> tergantung selera
Jahe sedikit saja
1/2 ruas jari lengkuas--> memarkan
2 tangkai serai, memarkan

Cara Membuat :
  • Rendam tulang jambal roti dalam air panas selama kurang lebih 20 menit, tiriskan
  • Tumbuk semua bumbu kasar saja.
  • Panaskan minyak goreng, tumis bumbu tumbuk, lengkuas dan batang serai sampai harum
  • Masukkan tulang jambal, aduk sebentar
  • Tambahkan air sampai semua tulang jambal terendam
  • Beri bumbu garam, gula pasir, dan gula jawa
  • Tambahkan potongan tomat, kemangi, dan cabe rawit utuh
  • Masak dengan api sedang sampai air agak menyusut
  • Sajikan panas

Photobucket

Oiya masakan ini sebenernya ngolah limbah. Wong tulang jambal dagingnya dikit. Jadi yang ada kita makan sambil isep-sep, cungkil-cungkil, peletek-peletek sana sini kayak makan kepiting. Ati-ati ya soalnya durinya tajem.

Aneh-aneh aja ya.. Masakan beginian bisa jadi happening di Bandung. Laku keras malah.. Ck ck ck..

Thursday, January 22, 2009

MIE HIJAU

Udah pernah posting soal Mie Hijau di awal-awal buka Dapur di blogspot.. Ngan teuing dimana.. hoream ngubek-ngubek.. :D

Dulu kalo bikin Mie Hijau digilas dan dipotong manual. Kebayang kan pegel dan lamaaa... Sekarang alhamdulilah sudah dibantu si Akang Atlas. Jadi hasil akhir Mie-nya geulis nian.

Bikin mie ini sama sekali nggak susah. Cuma dicampur, diuleni, digilas, siap diolah. Sehat, tanpa pengawet... Dan kaya vitamin & serat.

MIE HIJAU

Bahan :
300 gr tepung terigu protein tinggi --> Cakra Kembar
1 kuning telur --> optional, saya kadang nggak pake
100 gr sawi hijau --> yang biasa dipakai untuk Mie Ayam, ambil daunnya saja, lalu blender dengan 200 ml air. Saring dan sisihkan.
1/2 sdt garam



Cara Membuat :

  • Campur tepung terigu dan garam
  • Masukkan kuning telur, lalu tambahkan jus sawi hijau sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. --> jumlah jus sawi yang diperlukan tergantung kebutuhan sampai adonan menjadi kalis.
  • Gilas menggunakan mesin penggilas dengan ketebalan sesuai selera. Lakukan 2 kali sampai hasil gilasan elastis dan halus.
  • Lalu gilas kembali menggunakan pisau pembuat mie
  • Taburi hasil gilasan dengan tepung agar tidak lengket
  • Siap diolah lebih lanjut

Mie ini paling enak diolah menjadi Lomie. Sajian Mie dengan kuah manis dan kental karena ditambah tepung kanji, dan kangkung sebagai sayurannya. Sayang kemarin Lomie-nya gak sempet difoto. Keburu lenyap disikat Suami. :)

Kalau belum akan digunakan, bungkus Mie dengan plastic wrap rapat-rapat, lalu simpan di kulkas. Tahan sampai 1 minggu.

Saturday, November 29, 2008

Coto Makassar dan Buras


Makanan kesukaan Suami. Diposting di kolom draft, jadi tanggal publishnya nggak update. Aslinya ini diposting tanggal 10 Desember 2008. Bertepatan dengan tanggal ultah Suami. Dihidangkan bareng sama Red Velvet Cake.
Resto favorit kita untuk menikmati Coto Makassar atau Sop Konro adalah RM Karebosi dan RM Marannu di Kelapa Gading. Kalau Daeng Tata kita belum begitu ngefans soalnya tempatnya agak jauh dari rumah. Dan thanks God RM Marannu akhirnya buka cabang di jalan Riau - Bandung. Jadi gak perlu jauh-jauh lagi deh kalo pengen makan Coto atau Konro.

Oiya.. Coto ini juga termasuk salah satu olahan daging kurban yang (alhamdulilah) berlimpah ruah. Daging sapi dapet 3 kg, daging kambing 3 kg. Akhirnya daripada menuh-menuhin freezer, sebagian dikasih buat sodara.

Resep Coto ini didapat dari berbagai macam sumber. Dan gue modifikasi sendiri terutama dalam pemakaian jeroan pastinya gue skip deh. Cukup daging to aja biar gak jadi asam urat. ;)

COTO MAKASSAR

Bahan :
750 gr daging sapi, potong kotak --> kalau pake daging has dalam, jangan dipotong dulu. Rebus utuh dan potong sesudah direbus agar tidak hancur
2,5 liter air bekas mencuci beras, atau air tajin --> pake air bekas mencuci beras yang kedua dan seterusnya
3 lembar batang serai, memarkan
5 lembar daun salam
1 ruas jari lengkuas, memarkan
1/2 ruas jahe, memarkan
2 lembar daun jeruk
Sedikit garam

Rebus daging menggunakan air bekas mencuci beras, tambahkan semua bahan diatas, rebus sampai daging empuk. Ambil daging, potong-potong (kalau pake has dalam), sisihkan.

Bumbu :
10 butir kemiri sangrai
1 sdm ketumbar sangrai
1 sdt jintan sangrai
8 siung bawang putih
1 blok kaldu sapi instant
150 gr kacang tanah goreng, lalu tumbuk halus
Garam dan merica secukupnya

Haluskan kemiri, ketumbar, jintan, dan bawang putih. Tumis bumbu halus sampai harum, lalu masukkan ke dalam kaldu rebusan daging. Didihkan.
Tambahkan kacang tanah tumbuk, beri bumbu garam, merica, dan kaldu sapi siap pakai. Cicipi rasanya dan didihkan kembali sampai semua bumbu matang dan harum.

Penyajian :
Ambil potongan daging, letakkan dalam mangkok, siram dengan kuah coto, taburi bawang goreng, sajikan dengan Buras.

BURAS

Bahan :
250 gr beras, cuci bersih
750 ml santan
1 lembar daun salam
Garam secukupnya
Daun pisang --> panaskan sebentar agar lentur
Tali untuk mengikat --> rapia atau benang kasur

Kukus beras sampai setengah matang. Didihkan santan, garam, dan daun salam, masukkan beras yang sudah ditanak, masak sampai santan terserap habis oleh beras.

Ambil selembar daun pisang, isi dengan adonan aron, lipat. Tangkapkan dua buah bungkusan buras, ikat kedua ujungnya menggunakan tapi, lalu rebus selama 1 jam sampai matang.

Thursday, September 11, 2008

Mie Hijau Kuah

Photobucket Image Hosting

Suami, anak, dan saya sendiri adalah penggemar Mie. Saking senengnya, jadi pengen tahu gimana cara bikin Mie sendiri. Terutama yang bergizi buat si cantik Rifa. Akhirnya nemu caranya. Ini dia!

Bahan Mie Hijau :
200 gr terigu cakra (kalau masih lengket bisa ditambahin sendiri)
1 butir telur
60 - 80 ml juice hijau (bisa dari bayam, kangkung, sawi, saosin, atau sayuran apapun yang hijau, diblender dengan air, lalu saring)
1 sdt garam
1 sdm minyak

Cara Membuat :
- Semua bahan dicampur dan diuleni sampai kalis dan elastis
- Kalau punya alat penggilas mie bisa dipakai. Tapi karena saya nggak punya jadi digilas sendiri tipis-tipis, lalu dipotong-potong pakai pisau seperti ini :

Photobucket Image HostingPhotobucket Image Hosting

- Biar nggak lengket, taburi maizena atau tepung kanji, atau terigu juga boleh.
- Rebus mie dalam air mendidih yang sudah diberi sedikit minyak sampai mengapung dan matang.
- Angkat, taruh di mangkuk.

Bahan Kuah :
2 siung bawang putih, cincang halus, tumis sampai harum.
500 ml kaldu ayam
1 Maggi blok
1/2 sdt merica
1 sdt garam
1/2 sdt gula
1 sdm minyak wijen

Cara Membuat :
Didihkan semua bahan. Siram ke atas mie.

Bahan Ayam Kering :
1/2 dada ayam. Rebus, cincang kecil-kecil.
1 siung bawang putih cincang
1/2 sdt merica
1/2 sdt garam
1/2 sdm kecap manis
1/2 sdm kecap asin
1/2 sdm minyak wijen
Sedikit air

Cara Membuat :
- Tumis bawang putih dalam minyak yang agak banyak.
- Masukkan ayam cincang.
- Tambahkan semua bumbu.
- Tambahkan air. Masak sampai kering dan bumbu rata.

Pelengkap :
Saosin / Pokcoy rebus
Baso sapi (saya nggak pake)

Penyajian :
- Simpan mie didalam mangkuk
- Tata pokcoy
- Siram dengan kuah panas
- Taburi ayam kering

Makaaaaan.